CHAPTER 21 DANAU BERDARAH (PART 8)

2603 Kata

Aku menceritakan pada Flinn dan Roy semua yang diperlihatkan hantu Linda padaku, sedangkan Piya tak hentinya menangis sejak kami meninggalkan gudang. Kini kami berempat sedang duduk termangu di ruang tamu lantai dasar menanti dengan gusar seseorang yang katanya akan pulang ke rumah ini hari ini.  Waktu menunjukkan pukul 3 sore saat ini dan orang yang kami tunggu belum juga menampakkan batang hidungnya.  Kami tersentak bersamaan ketika suara mesin mobil terdengar tepat di depan rumah. Tak lama kemudian terdengar suara seseorang mengetuk pintu. Mungkin Piya sudah bisa menebak siapa tepatnya orang yang mengetuk pintu itu, karenanya dia bergegas membukakan pintu itu.  “Hallo, sayang.” ucap seseorang yang masuk dari balik pintu, dia bermaksud untuk memeluk Piya, namun dengan gesit Piya menep

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN