"Gue harus memeriksanya," ucapku. Saat itu aku masih tidak begitu paham dengan dunia kriminal. Aku mengira ketika seseorang menyerahkan dirinya ke polisi atas suatu kesalahan yang ia lakukan, orang itu akan langsung dijebloskan ke penjara dan dijatuhi hukuman yang sudah ditentukan. Maka dari itu, aku menanyakannya ke para polisi yang bertugas di sana tentang apakah ada narapidana baru. Namun, apa jawaban mereka? Mereka menjawab bahwa tidak ada narapidana. Aku langsung memikirkan dua hal. Antara si pembunuh itu sudah menyerahkan dirinya ke kantor polisi yang berbeda atau justru semua itu hanyalah omong kosongnya saja. Di depan bapak dan adikku dia bilang kalau dia akan menyerahkan diri, tapi nyatanya dia tidak melakukannya. Saat itu, aku sempat memikirkan hal yang demikian. "Apa mungkin

