Bab 56

1981 Kata

"Iya sih. Eh, tapi ada lho, Dik, anak yang melupakan orang tuanya," ucapku. "Itu berarti si anak emang durhaka dan keterlaluan. Kakak tahu tempat yang pantas untuk dia itu di mana?" tanyanya. "Nggak tahu. Emang di mana?" jawab sekaligus tanyaku. "Liang lahat. Terus dikubur," jawabnya. "Eh, kok sampai segitunya sih, Dik?" tanyaku. "Ya karena dia udah keterlaluan. Orang tuanya sudah merawatnya sejak kecil, menjaga dan melindunginya sekaligus membesarkannya, dia malah tidak tahu terima kasih," katanya. Salsa memang identik dengan sifatnya yang lemah lembut. Tapi ternyata di balik itu, ia juga mempunyai sifat yang kejam dan menakutkan. Padahal aku yang pembenci dan pendendam pun tak pernah kepikiran tentang hal yang ia ucapkan pada sore itu ketika berada di atas motor. "Iya sih. Tapi ka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN