"Lah. Emang gak boleh?" "Bukannya gak boleh. Tapi lo kan lagi sakit. Harusnya istirahat aja. Padahal gue juga baru mau ke sana," kata Shela. Aku diam sambil memandangnya malas. Aku diam tak membalas perkataannya, kemudian ikut duduk bersama mereka di kursi ruang tamu tersebut. Namun, ketika aku duduk bapak malah pamit untuk pergi dari sana. "Bapak tinggal dulu, ya," kata bapak. "Lah. Mau ke mana, Pak?" tanyaku. Dia hanya tersenyum tanpa menjawab, kemudian pergi. Aku tahu maksudnya apa. Dia memberikan waktu untuk aku bisa berdua saja bersama Shela. "Kamu juga gak pergi, Dik?" tanyaku pada Salsa. "Cih, ngusir." "Loh. Orang bertanya kok dibilang ngusir," ucapku. "Hmm ... Iya, aku ke kamar dulu," katanya sambil beranjak pergi. Aku biarkan saja dia pergi. Karena dengan begitu, aku jad

