Bab 69

1004 Kata

"Emangnya hilangnya di mana, Yan?" tanya Randy. Seketika itu Ryan memberikan tepuk tangannya. Tak tahu apa maksudnya. "Luar biasa pertanyaan lo. Kalau tahu di mana hilangnya juga gak mungkin sampai kayak gini, Randy. Tinggal ambil aja masalah udah beres," jawab Ryan tak santai. "Oh, oke-oke. Tenanglah! Gue kan cuma nanya," kata Randy. "Pertanyaan lo gak bermutu," kata Ryan. "Ya maaf. Setidaknya gue sudah berusaha semaksimal mungkin untuk mengajukan sebuah pertanyaan," kata Randy, dan tak ditanggapi oleh Ryan. Selanjutnya, penggeledahan pun dilaksanakan. Tentu di dalam tas milik orang-orang di kelas, tak ada satupun ditemui dompet milik Dito ada di dalamnya. Akan tetapi entah mengapa, tas terakhir yang mereka geledah adalah milikku. Seolah-olah itu memang disengaja. "Gue rasa, nih ora

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN