Bab 81

1011 Kata

"Hahaha. Di rumah lah, Niel. Kan ini hari Minggu," katanya. "Iya, Tan. Om Boy juga ada di rumah?" tanyaku menanyakan keberadaan papanya Shela. "Tadinya sih ada di rumah. Tapi sekarang sedang keluar rumah. Main catur sama teman-temannya mungkin," jawabnya. Aku manggut-manggut mengerti. "Oh ya, Shela masih dandan, tuh," ucapnya selanjutnya. "Iya, Tan. Dia udah bilang tadi," kataku. "Tuh anak sebenarnya jarang dandan. Tapi kalau udah berdandan, bisa lama banget," ucapnya. "Namanya juga cewek, Tan," ucapku. "Hahaha ... Betul. Tante kalau dandan juga lama, sih," katanya. Aku ikut tertawa. Satu hal lagi yang membuatku bersyukur dan selalu membuatku merasa hampir tidak percaya bahwa hal itu bisa tercipta. Adalah tentang respon mamanya Shela yang terlalu baik ke aku. Aku tahu, dulu aku sud

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN