Membohongi orang tua. Sungguh itu adalah hal yang sangat tidak terpuji. Aku cuma terpaksa melakukannya pada hari itu. Biar tidak ada halangan lagi untukku supaya bisa melancarkan aksiku. Aku sudah tidak bisa membuang waktu lagi kala itu. Aku mempersiapkan semuanya. Baju-bajuku dan juga ongkos untuk pergi ke sana. Kupandang sebilah pisau yang tergeletak di meja dapur. Ingin aku mengambilnya sebagai senjata untuk membunuh pamannya Shela, tapi entah kenapa aku malah mengurungkan niat. Setelah semuanya sudah siap, aku pun membawa tas dan bersiap untuk pergi. Akan tetapi, tepat di saat itulah, ada beberapa tamu yang datang ke rumahku. Tamu itu terdiri dari tiga orang. Satu orang perempuan dan dua laki-laki. Perempuannya adalah seseorang yang sangat aku cintai, satu orang lelaki yang berdiri d

