~Author POV~ Beberapa hari kemudian... Hembusan angin sore menerpa wajah Vino yang terlihat lelah. Ia masuk ke mobilnya dan melaju meninggalkan pelataran parkir perkantoran. Cuaca sore ini sangat cerah, sama seperti hatinya yang sedang cerah meskipun raganya terlihat lelah. Tak berapa jauh dari perkantoran, ia mampir di sebuah toko bunga. Tiing... Bel pintu toko berbunyi menujukkan bahwa ada orang yang masuk. Sang pemilik toko menghampiri Vino dengan senyuman merekah. Seorang wanita tua yang terlihat berwibawa dengan balutan kemeja berwarna biru. "Mau cari bunga apa tuan?" sang pemilik toko bertanya dengan lembut. "Saya mau cari mawar bu, ada?" mata Vino terus berkeliling menatap setiap bunga yang ada disana. "Tentu ada, mari ikut saya." ibu itu berjalan didepan Vino

