Bab 11. Cumbuan

1044 Kata

Bab 11. Cumbuan Rendy membiarkan sang istri tidur di kamarnya. Dia luruskan kedua kaki itu, lalu Rendy tarik selimut untuk menutupi tubuh Sonya yang dingin. Niatnya, Rendy hendak menyeka tubuh yang lengket itu, tapi sepertinya Sonya sudah terlanjur kelelahan hingga ketika kepalanya jatuh di atas bantal langsung terlelap. Rendy sekarang duduk di tepi ranjang. Ia tatap wajah yang terlelap itu dalam-dalam. Ada sesuatu yang indah di sana. Bibir itu, dua alis yang melengkung sempurna, semua milik Rendy. Rasa itu mungkin masih ada, tapi jika teringat dengan gambar dan berita yang ia dengar tentang Sonya di masa lalu, dia akan sulit untuk menerima kehadiran Rendy lagi. “Ternyata kamu tahu kalau aku menjalin hubungan dengan kamu hanya kerena sebuah pertaruhan.” Rendy mengusap tangan yang dingin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN