Bab 43 - The Truth

1875 Kata

Zihan tampak ragu untuk ke luar, ia lalu berbalik dan menabrak d**a Sandres yang tiba-tiba sudah berdiri di belakangnya. Zihan sangat malas untuk bertemu Zidane sekarang. “Gue gak bisa nginap di sini malam ini?” Sandres menggeleng. “kenapa?” “Saya masih harus hidup panjang karena adik saya membutuhkan saya.” “Ish. Ck.” Jawaban Sandres ada benarnya. Zihan berada di rumahnya saja sudah bisa membahayakan nyawanya karena Sandres tahu Zidane mengikutinya. Mungkin saja pria itu mendengar apa yang terjadi di dalam rumah ini sehingga pria itu tetap tenang di luar sana. Belum lagi jika Darrel tahu Zihan akan menginap di rumahnya. Ia sudah bergidik ngeri membayangkan apa yang akan terjadi padanya. “Ini rumah lo gak ada pintu belakang apa? Gue males banget ketemu dia.” “Nope. Ayo, biar sa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN