29

1156 Kata

Sebenarnya keinginanku tidak muluk-muluk.  Satu, hidup berkecukupan. Cukup pembiayaan makan, tinggal, pakaian, dan bersenang-senang.  Dua, hidup damai di suatu tempat yang dekat danau. Semoga danau incaranku tidak ditempati makhluk angker berbau amis dan busuk. Lagi pula, aku tidak ingin mengeluarkan biaya tambahan “dana mengusir monster, setan, dan mutan”. Pelit baik demi kesehatan dompet.  Tiga, menjauh dari masalah. Terus terang tidak ada manusia di dunia yang bebas dari perkara buruk. Sayangnya aku ingin jadi salah satu manusia yang tidak memiliki masalah. Lebih bagus bila punya privilese. Sayangnya itu tidak mungkin. Mus-ta-hil.  “Aku mendengarnya.” Sekian banyak kemustahilan yang sungguh mustahil ada justru muncul saat otakku mustahil memikikirkan rencana penyelamatan mustahil. 

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN