Bonus Chapter 3

1587 Kata

Jenin merasa sebagian besar kehidupannya hanya berputar di sekitar pembalasan dendam. Dahulu yang dia perlukan hanya memikirkan cara melengserkan Caius dan melenyapkan tikus-tikus Arcadion. Namun, setelah sumpah tergenapi, satu-satunya yang nyata terasa di kalbu hanyalah penyesalan.  Tentu maaf tidak bisa mengembalikan momen penting dalam hidup Jenin. Dia tidak bisa menghidupkan Alina, dan kalaupun bisa, Jenin ragu Alina menghendaki demikian. Gadis itu selalu berada di luar jangkauan Jenin; seakan tubuh Alina tercipta dari kabut, mengabur dan kapan pun bisa lenyap. Setiap Jenin selangkah mendekat, maka Alina kian menjauh, menjauh, hingga lenyap—tidak tersentuh.  Bahasa cinta bukanlah perkara mudah.  Jenin tidak mengerti. Dia tidak mengerti meskipun ingin. Sebab hati selalu menginginka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN