Semua hanya masa lalu

2952 Kata

Setelah selesai makan malam, Ratu ingin ikut Deden untuk mengantar Aruna pulang ke panti asuhan. “Aku gak menyangka kalian saling mengenal,” ucap Deden sambil menatap jalanan yang ada di depannya. Deden menatap spion kecil yang ada di depannya. “Kak, apa ada yang Kakak sembunyikan dariku?” Ratu hanya diam sambil menatap keluar jendela. Deden menghela nafas panjang, ia lalu menatap ke arah Aruna yang duduk di sampingnya. “Na, apa kamu juga akan diam? gak ada yang mau kamu katakan sama aku?” “Kak, bukan begitu. Hanya saja aku....” “Aku mantan kekasih suami Aruna,” potong Ratu hingga membuat Deden secara reflek menginjak rem, hingga membuat kepala Aruna terbentur dashboard mobil. Sedangkan kepala Ratu membentur punggung kursi penumpang yang Aruna duduki. “Gila kamu ya! kamu mau bunuh

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN