“Jangan bilang kalau kami bingung mau makan apa sekarang,” ujar Genta sambil melirikku. Aku tertawa kecil karena memang benar apa yang dikatakannya. “Bebek goreng sepagi ini di mana ya?” tanyaku dengan suara pelan seolah sedang bertanya pada diriku sendiri. “Ah! Yang di Rungkut aja.” Belum sempat Genta menjawab pertanyaanku, aku sudah menjawabnya sendiri dan membuat Genta menggeleng-gelengkan kepalanya. “Tapi pengen makan rawon juga. Ng…mungkin nanti malam aja,” lanjutku lagi. “Jadi bebek atau rawon?” tanya Genta. “Bebek goreng aja,” sahutku sambil tersenyum lebar dan membuat Genta mencubit hidungku dengan gemas. Aku sangat bersemangat sekali memikirkan mau makan apa di Surabaya yang penuh dengan makanan enak. Langkahku terasa ringan saat pertama kali menginjakkan kaki di Surabaya. J

