19. Dicemburui

1702 Kata

Di minggu ke duaku bekerja di Global Oil, aku sudah memiliki satu orang musuh. Dan itu adalah pencapaian yang sama sekali nggak pernah aku inginkan. Aku memang nggak suka perselisihan, aku adalah wanita cinta damai yang memilih pergi daripada berantem. Apa aku harus minta maaf pada Brenda? Tapi atas dasar apa? “Aku nggak bisa tenang kalau sudah seperti ini. Tadi, kan aku sudah bilang turunin aku di depan kantor, jangan sampai ke basement,” omelku pada Genta. Bukannya menanggapi omelanku, dia malah memberikan segelas air mineral padaku. “Minum dulu biar tenggorokanmu nggak kering. Kamu ngomel terus dari tadi,” ujarnya. Dengan bodohnya aku menerima dan meneguk airnya. Sesaat aku kemudian sadar, kenapa aku malah minum? “Kamu harus minta maaf sama dia, jelasin kalau kita nggak ada hubungan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN