Sebenarnya aku bukan tipe orang yang suka hal yang tanpa rencana. Aku adalah orang yang penuh persiapan saat akan melakukan suatu hal. Misalnya saat akan melakukan wawancara kerja, aku pasti akan mempersiapkan pakaian, bagaimana transportasinya nanti, dan persiapan-persiapan lainnya yang kadang membuat orang nggak akan mengerti. Seperti saat ini, saat Genta mengatakan jadwal keberangkatan kami, aku menjadi gelisah memikirkan persiapan apa saja yang mesti aku lakukan. Aku bukan orang yang bisa melakukan hal secara refleks. Untuk ke luar kota seperti ini harusnya aku membutuhkan waktu dua sampai tiga hari untuk mempersiapkan barang bawaanku. Kalau sudah begini, pasti akan ada saja suatu hal yang terlewat olehku. Harusnya Genta tahu semua ini, tapi sepertinya dia sengaja membuatku panik den

