“Syaz, Pak Long dan Mak Long ada hal sikit yang nak ditanyakan.” Teguran Pak Long, menghentikan langkah Syazwani yang akan menuju dapur. Baru saja Syazwani selesai salat maghrib, dan akan menyiapkan makan malam untuk Amran, tetapi Pak Long sudah memanggilnya dan mengajak bicara. Memang sepulang sekolah sore tadi, Mak Long sudah mewanti-wanti, kalau Pak Long akan mengajaknya membicarakan sesuatu hal yang amat penting. Namun, ia tidak menduga kalau sekaranglah waktunya. “Duduk dulu sini, nanti kasih Ayah tuh makan. Ada hal penting yang Syaz harus cerita ke Pak Long dan Mak Long.” Pak Long menepuk lantai di sampingnya. Mengajak Syazwani untuk duduk di antara mereka bertiga. Syazwani menurut. Mengambil tempat di samping Amran yang duduk bersandar pada dinding. Sementara itu, Mak Long yang

