Nurmala datang ke rumah besar dengan wajah merah padam, menyimpan marah yang minta segera disalurkan. Berita tentang Syazwani meminjam uang pada Bude Toha sudah sampai di telinganya dan Fatimah. Sebenarnya bukan hanya Nurmala yang marah dengan sifat lancang Syazwani yang meminjam uang pada orang luar, tetapi ibu dan seluruh saudaranya ingin sekali menampar wajah gadis kecil itu. Bahkan Fatin yang selama ini peduli dan selalu membela Syazwani, turut marah. “Mana anak haram jadah tuh! Berani betul buat keluarga malu. Pinjam uang sana sini macam orang tak cukup makan!” Nurmala masuk dari pintu belakang tanpa mengucap salam. Mendobrak pintu dapur, mengejutkan Mak Long, dan Pak Long yang menemani Amran. Membantunya melewati masa pemulihan, selama Syazwani tidak di rumah. “Engkau kenapa,

