Erwin kelaparan

1140 Kata

Setelah penolakan yang Maya lontarkan. Erwin tak patah semangat. Tidak jauh dari rumah Maya, Erwin memarkirkan mobilnya di lahan kosong yang mulai rimbun dengan rumput. Ia masih menahan diri untuk tidak menemui Maya. Langit sore sudah berganti malam, Erwin yang terlalu lama mengamati rumah sang istri dari kejauhan tanpa sadar tertidur di dalam mobilnya dan terbangun saat hari sudah benar-benar gelap. "Ah sial! Aku ketiduran di sini. Mana sudah gelap lagi. Masa iya aku harus tidur di mobil malam ini? Perut sudah lapar sekali, makanan juga tidak ada," gerutu Erwin, mengusap perutnya. Merasa sudah tak tahan lagi menahan lapar. Erwin memutuskan turun dari mobil. Suasana desa yang sepi di malam hari, membuat kening Erwin berkerut. "Ini desa atau kuburan, sih? Kenapa tidak ada satu orangpu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN