Sudah berulang kali gadis ini memfitnah, menuduh tanpa bukti dan Satya dengan mudahnya percaya tanpa mencari tahu kebenarannya. Kali ini, Kirana tidak peduli jika pria yang berstatus suaminya itu kembali mempercayai sang putri bungsu. Ah, bukankah sejak awal Kirana memang tidak peduli dengan apa yang Satya pikirkan tentangnya, karena tujuan utama dari pernikahan ini adalah dua gadis kembar yang sangat sulit untuk ditaklukkan. Kesabaran Kirana kian menipis. Selama dua bulan ini ia berusaha sabar menerima segala perlakuan dan perkataan Belva yang tidak pantas diucapkan oleh gadis seusianya. Kalau bukan karena permintaan Risma dan rasa sayangnya pada Selva, mungkin dia sudah memilih pergi. Kirana menarik nafas dalam lalu menghembuskannya dengan pelan. Ia harus tetap terlihat tenang, meski

