Konspirasi

1771 Kata

Masih pukul sepuluh pagi, tetapi suara mobil Satya sudah terdengar memasuki garasi. Tak lama kemudian, pria itu masuk ke dalam rumah sambil menyeret gadis yang kemarin membuat resah seluruh keluarga. Menulikan telinga terhadap permohonan gadis itu yang berusaha melepaskan tangannya dari cekalan kuat sang ayah. Kirana yang sedang memeriksa laporan keuangan salah satu cabang apotek keluarga di ruang makan, menatap heran pada keduanya. Dari jarak yang cukup jauh, ia masih bisa melihat garis-garis kebiruan yang menonjol di area pelipis. Rahang mengeras dan wajah hingga telinga memerah. Tanda jika saat ini amarah Satya sudah sampai di garis teratas. Pasangan ayah dan anak itu berhenti di ruang keluarga yang berada di sisi kanan tangga tepat di depan kamar tamu. Satya menarik kuat tangan Belva

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN