Sejak kemarin hidup Kirana terasa lebih damai dan tenang. Pasalnya, si pengganggu utama sedang berada di Wonosobo. Tepatnya di Dieng, desa dengan julukan Negeri Para Dewa dan terkenal dengan udaranya yang dingin. Setelah acara makan malam di rumah Risma, esok paginya Satya harus pergi ke desa yang terletak di antara tiga kabupaten untuk meninjau lokasi pembangunan hotel. Malam harinya dia diundang ke grand opening restoran salah satu kliennya, dan besoknya dia harus menghadiri meeting. Sebenarnya, Kirana ingin sekali mengiyakan ajakan Satya. Dia penasaran dengan desa yang terkenal memiliki panorama alam pegunungan yang indah dan beberapa peninggalan candi bersejarah. Namun, saat Satya membahas mengenai udara dingin di Dieng yang sangat cocok untuk pengantin baru, Kirana langsung menolak

