Lilia LuzQiana: "Raiyen? Hal..loo? Kenapa jadi bengong gitu? Ayoo.. aku membawa mu kesini untuk bersenang senang tau!" Ucap Lilia menarik Tangan Raiyen.
Raiyen Qin: "Pelan Pelan sedikit dong nanti kau bisa terjatuh jika jalan nya cepat seperti itu." Ujar nya.
"Tak apa kita harus cepat sebelum semua kebahagian di habis kan semua orang! Tunggu.. Aneh Ya aku seperti pernah mengalami Hal ini, menggandeng tangan seseorang dan berjalan Lurus, Ahh.. Ya anak Itu! Aku hampir melupakannya." Ucap Lilia dengan wajah bingung nya." Anak itu? Jadi dia masih ingat ya?" Pikiran Raiyen." Lilia jika aku mengatakan Aku Lah A.." Ujar Raiyen namun Tiba tiba di sela." Uwahhh.. Ketemu Itu diaa Toko Parfum nya Kira kira masih ada nggak ya? Ah.. tadi kau mau ngomong apa?" Ucap Lilia sembari menghampiri toko Parfum itu." Tidak.. kau lanjutkan saja memilih parfum nya aku akan bicara nanti." Ucap Raiyen."Ohh.. Menurut mu Aku Cocok dengan Wangi Apa? Akhir akhir ini aku ingin ganti Parfum karena Banyak sekali yang memakai Parfum Itu." Ucap Lilia dengan wajah sedih." Hmm.. Bagaimana dengan ini?" Ucap Raiyen sembari menyodor kan sebuah Parfum." I.. ini kan Parfum Tous Oh dari Spanyol! Hahha.. aku tak mungkin memakai nya Parfum ini sangat berkelas dan tak cocok untuk ku." Ucap Sungkan Lilia." Jika Parfum ini saja tak cocok untuk mu Parfum Mewah sebagus apa lagi yang akan cocok dengan mu? Bagi ku tidak ada yang tidak pantas untuk diri mu.. Pakai lah." Ucap Raiyen sembari tersenyum.
"I.. iya akan ku coba." Ucap Lilia langsung menyemprot kan Parfum itu ke tubuh nya. Sriss.. srisss! Suara semprotan Parfum dan tak sengaja Raiyen Mengendus ngendus Aromanya." Bagaimana Apa wangi nya Cocok." Ucap Lilia sembari Tersipu malu. Raiyen yang melihat itu pun Loading." Cocok.. pero, ¿no es esta fragancia muy peligrosa? ¿Puedes nombrar los ingredientes que contiene? ( tapi bukan kah wangi ini sangat berbahaya? bisa sebut kan apa saja kandungan yang ada di dalam nya?)" Ucap Raiyen berbicara dengan pemilik toko parfum itu dengan mengguna kan bahasa Spanyol.
Pemilik toko: " Perfume ¡Oh! The Origin está formulado con aromas compuestos por pimienta rosa, iris, rosa, almizcle, vainilla, haba tonka y ambrox. ( Parfum Oh! The Origin diracik dengan aroma yang terdiri dari pink pepper, iris, rose, musk, vanilla, tonka beans dan ambrox.).
Raiyen Qin: " Ekhmmm ... ¿Pero la fragancia no está despertando los instintos de los hombres que la besan? ( Ekhmmm.. Tapi bukankah Wangi nya sangat membangun kan Insting Para Laki laki yang mencium nya?)
Pemilik Toko: " Ah .. por Tous Oh! The Origin se inspira en sentimientos seductores. Este perfume está formulado para transmitir emociones. Al igual que las joyas, el perfume puede evocar recuerdos y hacer que cada momento sea aún más difícil de olvidar. Mientras que el nombre del perfume describe la naturaleza femenina y las emociones suaves.( Ah.. karena Tous Oh! Asalnya terinspirasi oleh perasaan menggoda. Parfum ini diformulasikan untuk pemancar emosi. Seperti perhiasan, parfum dapat membangkitkan kenangan dan membuat setiap momen semakin sulit untuk dilupakan. Sedangkan nama parfum menggambarkan sifat feminin dan emosi yang lembut.)
Raiyen Qin: "Quiero todo el stock disponible, no te pierdas nada.( Aku mau Semua Stok yang tersedia Jangan sampai ada yang kelewat.)
Pemilik Toko: "¿Está seguro? El precio por uno es de IDR 1,1 millones.( kau yakin nak? harga satu nya Rp 1,1 juta.)
Raiyen Qin: "Mi cara se ve pobre o incapaz si solo compro un perfume barato.( wajah ku ini kelihatan miskin atau tidak mampu jika hanya membelikan sebuah Parfum murah! )
Pemilik toko: "Hahaha .. Los hombres de hoy son de verdad reales si me preparo, para sus mujeres en un momento.( Hahaha.. Pria jaman sekarang memang Royal jika Terhadap Wanita nya, Sebentar Akan aku Siapkan.)
Lilia LuzQiana: "Woahhhh.. Walaupun aku tak tau Arti nya tapi aku mengerti mereka sedang berbicara Spanyol! Woahhh.. aku tak tau Raiyen bisa berbicara Spanyol! Huh! sungguh memalukan aku kabur dari Les!" Pikiran nya yang sangat kagum Melihat pembincangan Raiyen dan pemilik toko itu.
Pemilik toko: "Aquí está, espero que a tu novio le guste.( Ini dia, semoga pacarmu menyukai nya."
Raiyen Qin: " Gracias, oh sí ... no una novia sino una futura esposa.( Terimakasih, Oh ya.. bukan pacar namun Calon istri.)." Ucap nya bergegas pergi
" a los jóvenes, les gusta casarse jóvenes. ¿Oh? ¿Por qué el niño incluso habla español? él puede invitarme a hablar solo relájate.( dasar anak muda, suka nya nikah muda! Eh? kenapa anak itu malah berbahasa spanyol? kan Dia bisa mengajak ku berbicara Santai saja.) Gumaman Si pemilik Toko Parfum Itu
"Kau bisa berbicara Spanyol Ya! Wahh kau sangat keren dan Juga Ejaan nya terdengar Rapih." Ucap kagum Lilia." Tentu saja aku Dari kecil sudah di ajarkan 12 Bahasa sekaligus, itu sudah Biasa dalam keluarga Ku." Ucap Santai Raiyen." Waah.. aku tak menyangka Pria tukang tidur seperti dia ternayata Seperti ini Ya memang sih dia kan Raiyen Qin apa lagi dia anak satu satu nya yang akan meneruskan Silsilah Qin pasti Beban yang Ia tanggung sangat berat. bahkan dari kecil saja sudah harus mengafal kan 12 bahasa Itu juga Belum Yang Lainnya, Apa dia sangat suka tidur karena ini? Pasti Dia sangat lelah." Pikiran Lilia yang terus memandangi wajah Raiyen." setelah Itu Lilia dan Raiyen Bersenang senang menghabiskan waktu nya bersama Sampai Larut malam.
Kediaman Luz jam 8 malam.
Lilia LuzQiana: "Terimakasih karena Mau pergi bersama ku! Oh ya.. maaf karena telah mengganggu Waktu Istirahat mu kau kan seharus nya.." Ucap Nya dengan Wajah Sedih namun Di sela.
Raiyen Qin: Eluss.. Eluss." Tidur? Hahaha.. tak apa jika Disuruh memilih tidur aku lebih memilih bersama mu, tapi beda jika Tidur bersama mu Aku akan merasa senang." Ucap nya sembari menyeringai.
Blusss!.." U.. udah Ah! selamat malam." Ucap Lilia Yang terlihat merona bergegas pergi namun di halangi Raiyen." Ini.. Pakai lah! Aku suka Wangi nya jika tercampur Aroma tubuh mu!" Ucap nya sembari berbisik di telinga Lilia yang membuat Lilia Risih." Oh ya kita tak punya kata Sandi kan? Bagaimana dengan Tous Oh yaitu nama Parfum ini." Ujar Raiyen." Ya!.. Tous Oh! Kata sandi nya Tous Oh! Ka.. kalau begitu sampai jumpa!" Ucap Gugup Lilia langsung kabur meninggal kan Raiyen." Tous Oh.. Taos Oh! Aku akan mengingat nya." Dan setelah itu aku Raiyen Qin sama sekali tidak melupakan Kata sandi itu semua yang ku miliki, ku beri sandi Tous Oh dari mulai kunci Handphone maupun Berangkas dan Yang Lainnya. Tapi Tega nya kau Melupakannya Ya.. Aku saja kau lupakan Apa lagi Sandi ini Jika saja 6 tahun yang lalu kau tak di culik mungkin kini kita masih bersama." Pikiran Raiyen sekilas mengingat kenangan 6 tahun yang lalu, saat bersama Lilia.
Lilia LuzQiana: "Tous Oh! Ini Parfum Tous Oh kan?" Ujar nya yang seketika membuat Raiyen Terkejut.
Raiyen Qin: "Ba.. bagaimana, kau bisa tahu? Apa ada sesuatu yang terlintas dalam Otak mu?" Ucap Nya langsung menjawab.
"Kau pikir otak ku Jalanan! Aku tau karena aku dulu sering memakai nya, tapi sekarang karena pabrik itu sudah di beli seseorang dan seseorang itu tidak mau menjual nya dan menyimpannya sendiri! Entah Orang medit mana yang seperti itu." Ucap kesal Lilia." Begitu ya? Ku pikir kau." Ucap nya langsung di sela." Sebentar! Parfum itu kan sudah diberhentikan 5 tahun yang lalu! Ke.. kenapa kau memilki parfum itu? Apa jangan jangan kau yang membeli pabrik itu?" Ucap kaget Lilia sembari berdiri." Ya.. aku yang membeli nya! Aku punya alasan sendiri Untuk tidak menjual nya ke semua orang." ucap cuek nya." Jadii?.. kau yang membelinya! Dan tidak mau menjual nya! Karena kau memiliki Alesan sendiri! Kenapa! Kenapa!." Ucap Lilia dengan wajah menyeramkan nya." Wee.. selow, aku memang tak mau menjual nya. Karena Aroma dari Parfum itu hanya untuk seseorang dan hanya dia yang pantas." Ujar Raiyen yang terlihat sedih." Jadi kau mempunyai seseorang yang kau cintai juga ya." Ucap Lilia langsung duduk kembali." Tentu saja punya.. Sayang nya Ia kini Melupakan ku aku merasa senang bisa dekat dengannya namun Masih saja Terasa jauh, bagaimana pun aku tetap bersyukur karena Ia masih hidup." Ucap nya yang terdengar sangat merintih.
Lilia LuzQiana: "Seperti nya aku salah bicara, dia terlihat sangat sedih seperti nya dia sangat mencintai wanita itu, Aku merasa iri." Pikiran Lilia.
Sekarang ada di mana wanita itu? Dan seperti apa dia? Eh.. maaf maksudku, aku hanya ingin tau agar aku bisa memberikan saran, tapi ya sudah lah Skip aja." Ucap Lilia yang terlihat panik karena Raiyen terus menatap nya." Dia sangat dekat.. Cantik bagaikan Rembulan. bahkan setiap hembusan nafas nya aku merasakan ketenangan ku di dalam nya." Ucap cepat Raiyen masih menatap Lilia." Hahah.. Anu, Rinci sekali!" Ucap Lilia yang terlihat Gugup." Jadi kau masih mau memberikan saran atau tidak?" Ujar Raiyen." Tentu! Aku melakukan ini karena kau rekan kerja ku! Jika kau stres karena ini bisnis ku pasti akan Terpengaruh!" Ucap Lilia mencoba mencari alasan agar tidak terihat betapa peduli nya dia." Hmm.. Kalau gitu, Menurut mu aku harus bagaimana?" Ucap Raiyen masih menatap Lilia tanpa berkedip." Kau bilang dia sangat dekat dengan mu kan? Tapi Ia hilang ingatan! Bagaimana jika kau mencoba Untuk mengembalikan ingatan nya dan mencoba membangun Cinta itu kembali." Ucap Lilia dengan wajah semangat nya." Ini yang sedang ku lakukan tau! Tapi kau saja yang masih tak ingat!" Pikiran Raiyen." Aku akan mencobanya.. namun jika dia merasa aku itu aneh dan malah pergi menjauh Apa yang harus aku lakukan?" Ucap nya dengab wajah penuh kesedihan." Cih! Kalau begitu wanita itu Aneh! Kenapa Ia melupakan dirimu kau kan kekasih nya seharus nya dia masih mengingat mu walau hanya sedikit!" Ucap Lilia sembari menggertakkan gigi nya." Memang bodoh! Sangat bodoh, kalau begitu apa yang harus aku lakukan jika Ia pergi." Hmm.. masalah mu ini cukup Susah aku pun yang sering mengerai permasalahan belum ada yang seperti ini." Ucap Lilia sembari mengerut kan Alisnya." Memang nya kau sering mengurusi masalah jenis apa?" Ucap Raiyen sembari memiring kan wajah nya." Yahhhh.. jenis apa saja yang penting bukan tentang Talak menalak! Sumpah kalo itu nyerah! Tapi masalah mu juga agak rumit " Ujar Lilia." Begitu ya.. Jadi aku harus merelakannya dan tetap menunggu nya kembali sampai Ia menghampiri ku jika tidak menghampiri ku apa aku akan hidup sebatang kara? Seperti layak nya Seseorang yang kehilangan Rumah nya." Ucap Raiyen dengan wajah sedihnya." Aku memang tak layak mendapat kan Cinta nya! Benar benar tidak La.." ucap Raiyen namun Tiba tiba. Tap.. tap.. tap. Sttt! Suara langkah kaki Lilia menuju Raiyen dan menutup mulut Raiyen dengan jari telunjuk nya." Layak! Kau sangat layak! Di dunia ini Tidak ada yang tidak Layak, memang terkadang susah sekali untung menggapai sesuatu yang kita ingin kan. namun jika kau berusaha hal yang tidak layak sekali pun akan menjadi layak bagi mu! Maka dari itu jangan menyerah dahulu, usaha tidak akan pernah mengkhianati hasil.