Chap 20 : Nostalgia Pahit

1153 Kata

Mobil sport hitam mewah dengan gaya minimalis kini melaju di jalanan. Kali ini Zein sendiri yang mengendarainya, tanpa seorang sopir. Hal itu membuat Azalia bertanya sepanjang perjalanan. "Tumben tidak Victor yang nyupir?" tanya Azalia, yang tidak mendapat jawaban dari Zein. Pria itu hanya fokus pada jalanan saja. "Kau beri dia cuti?" tanya Azalia lagi. Namun bibir Zein tak lekas menjawab meski telinganya terbuka lebar. "Atau kau pecat dia?" tebak Azalia. Gadis itu terus bertanya tanpa memperdulikan Zein yang memasang wajah tak ingin menjawab. "Kau tidak dengar aku ya?" tanya Azalia, mungkin yang terakhir. "Tidak bisakah kau diam." Zein meliriknya tajam dari balik kemudi. "Kalau Victor yang nyupir kau duduk di mana?" tanyanya sinis sebab pertanyaan tidak masuk akal dari Azalia. Mobil

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN