Sore itu, Zein baru saja mendapat kabar, tentang dirinya yang harus mengunjungi seseorang di sebuah pulau pribadi. Tentu saja hal itu sangat berkaitan dengan peristiwa pembunuhan Mr. Fransisco. Mereka masih aman sebab publik tidak mengetahui kejadian sebenarnya. Namun mereka tidak boleh leha-leha begitu saja, tetap harus berjaga-jaga dengan ancaman yang datang. Victor membukakan pintu mobil untuk Zein. Dia membisikkan sesuatu pada orang kanannya itu. "Siapkan penerbangan khusus ke Pulau Jeldean." "Baik, Tuan." "Kita akan berangkat malam ini juga." Setelah mengantar Zein kembali ke rumah Arumi, Victor keluar untuk melaksanakan perintah Zein tadi. Sebagai orang kepercayaan, dialah yang menyiapkan semua keperluan tuannya. Victor juga sudah memegang kontak-kontak penting yang bisa dihu

