Hari demi Hari Yuda makin uring uringan,banyak ngomel dikantor sekretarisnya dan beberapa staff dibikin pusing akan perintah dan komplainnya yg gak masuk akal.
"Cindy' aku liat disebelah kantor ada 2 anak kucing liar"
"iya Bos benar"
"tangkap mereka bawa keruanganku sini,Mau aku rawat dirumah"
"Apa Bos?"
Yuda hanya membalas Pertanyaan Sekretarisnya dengan tatapan mau membunuh,Cindy jadi geram dengan sikap bosnya.
"tapi Bos Saya takut kucing"jawab Cindy dengan memelas.
"lo kan bisa suruh orang buat nangkap gua yg bayar jg,ribet bgt sih "Yuda malah makin emosi.
"baiklah Bos"
Jawab Cindy dengan kesal lalu meninggalkan ruangan bosnya.
"Huh,selalu saja nyusahin.kenapa gak satu kebun binatang jg suruh nangkap sekalian"
Cindy mengomel sepanjang jalan,karyawan yg melihatnya mengira ngira pasti habis kena semprot si Bos.
Yuda terkenal Bos yg Menyebalkan,tapi tetap tak mengurangi pesonanya dimata para wanita.walau sudah dikabarkan sudah menikah lagi,tetap sj banyak kaum hawa yg ingin menarik perhatiannya.
"itu 2 kucing kecil itu tolong kalian tangkap,trus habis itu belikan keranjang kucing"
"apa Bu?buat apa kucingnya ditangkap?"
" mana ku tau tanya saja si Bos,udah buruan jangan banyak nanya"
"Baik Bu"
setelah 30menit aksi 4 karyawan berjongkok tubrukan nyungsep hanya demi tangkap kucing liar ahirnya berhasil.
setelah dimasukkan ke keranjang Cindy meminta dua karyawan itu ikut menuju ruangan Yuda membawa kucing liar untuk diantar.
setelah nyampai atas Cindy mengetuk pintu ruangan Yuda.
"Bos kami sudah dapatkan 2 kucingnya yg lucu lucu ini"
"tidak usah drama aku tau kamu benci kucing kucing itu,lagian lama sekali hanya nangkap 2 kucing liar "omel Yuda dengan ketus.
"namanya jg kucing liar Bos wajar kalo susah"jawab Cindy dengan kesal,Sahabat kecil yg merangkap jadi Bosnya ini benar benar menjengkelkan
kalau saja dia bukan Bos sudah pasti Cindy masukkan kedalam keranjang kucing liar sekalian.
"lagian mau buat apa sih?"lanjut tanya Cindy penasaran.
"ya dipelihara lah namanya jg binatang"
"Yuda Arman Futagami...! lama lama gua masukin lu kedalam keranjang kucing sekalian!" Yuda tersenyum menyebalkan melihat sekretaris plus sahabatnya itu yg jengkel.
"Istri gua Sangat suka kucing,waktu liburan dijepang dia selalu senang ketemu kucing liar jadi gua bawaain kejutan buat Hana" jawab Yuda tanpa merasa ada dosa main suruh suruh sekretarisnya,ya begitulah sifatnya.Walau sebenarnya tanpa Yuda sadari dia sendiri yg pengen pelihara itu kucing. Yuda sendiri jg bingung kenapa begitu padahal dia sendiri tidak suka kucing.
"terserah deh gua mau turun ke kantin makan,gua lapar!"dengan sebal Cindy pamit tak ada kesopanan antara sekretaris dan Bos lagi.
*
Kini Yuda telah sampai diapartmentnya dengan membawa dua ekor kucing.
Hana yg lagi bercerita dengan Maya diruang tengah jadi penasaran dari mana asal suara anak kucing.
"Sayang...kamu dimana?"teriak Yuda mencari keberadaan istrinya
meow..meoow... meow....
Hana langsung menemui Yuda diruang tamu dan terkejut dengan apa yg dibawa Yuda.
"Mas..ini kucing siapa?"
"kucing kita dong"
"trus ibu kucingnya mana?ih Mas menculik anak anak kucing ini dari ibunya ya?"
"nggak dong Sayang... Ibunya udah mati kemarin dijalan dekat kantor ditabrak orang,trus aku liat disebelah kantor anak anaknya menangis bingung minta makan jadi aku ajak pulang saja"jelas Yuda dengan suara dibikin kaya anak kecil sambil memeluk istrinya manja.
Maya dan Arkan yg melihat tersenyum geli,Bosnya yg terbiasa dengan sikap angkuh dan tegas jadi manja dalam sekejap didepan istrinya.
aneh bosnya kan gak suka kucing kok bisa membawa anak kucing pulang.
Apa gak stres tu anak anak kucing dibawa Yuda batin Arkan yg sudah lama bekerja dengannya dikantor dan dipindahkan untuk menjaga Hana.
"Mas kan gak suka Kucing,yakin Hana boleh rawat mereka disini?"
"demi kamu apapun kuwujudkan sayang"jawab Yuda lalu mengecup bibir Hana singkat.
"ih Mas....ada mbak Maya dan Mas Arkan,nggak tau malu Mas ini"
"Anggap aja mereka nyamuk,kita kekamar yuk"Yuda berdiri dan menarik tangan istrinya menuju kamar.
"Oh ya sebentar lagi ada orang datang antar tempat kucing tidur dan bermain serta makanan dan s**u mereka,kalian urus karena mereka jg akan bantu pasang didekat balkon sana.Gak perlu memanggilku dan istriku dikamar"
perintah Yuda tanpa jeda,lalu meninggalkan ruangan itu menuju kamar dilantai dua bersama Hana.
Keduanya mengangguk dalam hati mengumpat "sia**n ni Bos kita disamain dengan Nyamuk" hahahaaa.
*
Malam ini adalah Pesta ulang Tahun Manami Semua teman sekelasnya datang jg beberapa teman Bu Nindi dan jg tak Lupa Danang beserta Mamanya yg sudah lumayan akrab dengan Manami karena sering datang kerumahnya bersama Sasa.Tia dan Saripun jg turut diundang karena Mereka adalah teman baik Hana.
Manami Dan Sasa mengenakan dress dengan warna sama yaitu Ungu.
karena Manami memang postur tubuhnya tinggi Dia terlihat lebih dewasa dan anggun,berbeda dengan Sasa yg tubuhnya lebih kecil dan pendek dengan pipi yg chubhy terlihat cantik lucu dan menggemaskan.
"lihatlah kedua princess gua itu ..gua gak rela jika mereka cepat tumbuh dewasa"Yuda bergumam,Andrian setuju dengan Yuda dia jg tak ingin keimutan dua gadis kecil itu pudar menjadi gadis dewasa,kenapa waktu berjalan begitu cepat tanyanya dalam hati.
"kali ini gua setuju ma Lu dude,but look..."
kata Andrian sambil menunjuk pada Danang dan Mamanya yg baru datang dengan dagunya.Andrian heran dan penasaran bukankah Dia saingan Yuda,apakah Yuda yg mengundang.
"yeah,Manami invited him to come"
(ya,Manami mengundangnya)
"yuhu,kayaknya bakal seru nih"
"what do you mean?"tanya Yuda dengan ketus.
(maksud lo apa?)
"yoo..Santai Man hahahaa,I think that man not only be your rival abaout Hana,But with your lil Sister also"
(hei..santai saja bung hahahaa,menurut gua dia bukan hanya saingan lo soal Hana saja,tapi adik lo juga"
"in your dream! ofcourse she deeps on me"
(mimpi lo! tentu dia berpihak padaku)
"hahahaa let See Man.."
(hahahaa kita liat aja)
Danang celingukan mencari Manami tapi belum melihat,tapi yg dia lihat adalah Sasa yg lari menemuinya.
"Mas Danaaang..lihat Sasa pakai gaun cantik kaya mbak Manami Mama Nindi belikan Sasa"
"Wah adikku memang benar benar cantik dan gemesin"pujinya sambil mencubit pipi chubby gadis kecil ini.
"Mbak Manami jg Cantik kaya princess lihat itu Mas"ucap Sasa dengan girang.Dia menunjuk ke arah Manami yg baru menuruni tangga lalu menarik tangan Danang untuk mendekat pada Manami.
Danangpun hanya menurut sambil pandangannya tak lepas dari Manami.Cantik itulah kata yg hanya terbesit diotaknya,bagaimana mungkin gadis yg baru menginjak 13tahun itu bisa
menjelma jadi gadis yg sangat anggun dan cantik.Bahkan Danang lupa yg dia kagumi adalah gadis SMP.
Ya Tuhan ada apa dengan otakku,sadar Danang kamu lebih pantas jadi pamannya.Oh tidak aku masih Muda umur hanya angka doang.
Danang hanya mampu bergumam dalam hatinya.
"MAS YUDA...!"Teriak Sasa karena hanya bengong dihadapan Manami,begitulah gadis kecil ini tingkahnya memang sesuai usianya.Sedangkan Manami tersenyum malu karena Danang tak berkutik melihatnya,hanya bengong bahkan tak sadar banyak yg melihatnya bengong didepan umum karena kagum pada Manami.
Karena Danang tetap belum merespon teriakan Sasa.Yuda dengan geram mendekati Danang lalu meletakkan punggung telapak tangannya di dahi Danang memastikan apakah demam atau kenapa.Tapi ini orang normal tak apa apa batinnya.
"jangan bikin malu keluarga gue didepan para tamu Dude !"
dengan kesal Yuda menjitak kepala Danang,dan astaga naga Danang masing seperti orang kesambet tak juga sadar dari bengong.Dengan kesal Yuda mengapit leher danang dengan siku kanannya membawa Danang menjauh dari adiknya.
"Dasar Pe***fil gilaaa....berani beraninya
lo m***m pada adik Gua ditempat umum"
Dan yg bikin Yuda kesal Danang hanya merespon Yuda dengan empat kata
"adik kamu sangat Cantik"
"Hah!? dasar kampreet!"
Terjadilah aksi Tom and Jerry di pesta ultah Manami yg lumayan jadi hiburan untuk keluarga Yuda dan semua undangan.
"Han itu kan temen kamu si Danang?"
tanya Tia penasaran.
"iya Manami dan Sasa sangat dekat dengannya jadi diundang datang"
oohh...jawab Tia dan Sari bersama.
Tiba tiba Hana merasa kepalanya Pusing dan mual ingin muntah,tanpa banyak berpikir dia langsung memutuskan untuk berlari menuju kamar mandi.Tapi saat berlari tak sengaja Dia menabrak seseorang dan
Bruugg...
Hana terjatuh tersungkur darah mengalir dari tangan yg memegang perutnya.Sedangkan orang yg menabrak sudah hilang entah kemana.Maya langsung berlari menolong Hana sedangkan Arkan berusaha mengejar orang misterius itu.
" Attention!..013 here.Block and lock all enter and exit Now !"Arkan memberi kode pada seluruh bodyguard.
"COPIED!"Serempak merespon perintah.
Yuda dan semua keluarga panik,Sasa yg melihat kakaknya mendapat pertolongan pertama karena berlumuran darah menjerit menangis histeris Andrian berusaha menenangkan,Manami shock dan hanya bisa diam mematung dihari bahagianya kakak ipar kesayangannya menjadi korban penusukan. Danang menenangkan dan melindunginya.
"Jangan takut aku disini melindungimu Sayang"Danang memeluk tubuh Manami yg memucat kemudian Pingsan bersamaan dengan Nenek Sumi yg juga jatuh pingsan karena shock.
Bersambung...
Maaf ya Teman teman baru bisa Update
Selamat membaca jangan Lupa tap heart nya Ya Thank You.