Pusing dan Mual

1072 Kata
Hana berkunjung ke toko tempatnya dulu bekerja.Dia menemui Sari dan Tia untuk melepas Kangen dan memberikan oleh oleh dari Jepang.Ya memang hanya mereka berdualah teman yg dimiliki,jadi Dia tak akan lupa untuk membelikan oleh oleh. "ih Hana Sayang makasih ya"ucap Sari senang sambil memeluk Hana. "sama sama hanya bisa bawakan itu buat kalian gak papa ya?" "ini mah udah bikin kita seneng banget Hana"Jawab Tia "eh Han itu ini siapa kok dr tadi ikut kamu,dan itu laki laki yg diluar sopir kamu jg?"tanya Sari penasaran "oh ini bodyguard yg Mas Yuda bayar buat jagain aku kemana mana,ini Namanya Mbak Maya dan yg diluar Mas Arkan" Tia dan Sari hanya mengangguk bingung.Dan Maya mengangguk tanda memperkenalkan diri. "Orang yg dulu mencelakai almarhumah Mbak Yuri kembali meneror kami,jadi Terpaksa Mas Yuda membutuhkan Mbak Maya dan Mas Arkan untuk menjagaku kemana mana" Hana menjelaskan agar temannya sedikit mengerti. "Kamu harus hati hati jg Han,apalagi dikampus jika berkenalan dengan orang baru"Tia menasehati "iya,Mas Yuda jg sudah bilang begitu" "kenapa ya didunia ini ada orang jahat?"Sari bertanya konyol dengan muka bersedih "tanpa mereka Polisi pengangguran Sari"jawab Tia bercanda. "iya Mbak Maya jg ganti profesi kaya kita nanti" Jawab Sari yg sedikit mau mencairkan ketegangan melihat Maya yg selalu berekspresi datar dan kaku. Mereka bertiga tertawa dengan bercandaan,dan Maya hanya tersenyum tipis mendengar namanya disebut. * Ditempat lain Yuda Sedang mengadakan meeting di Perusahaan.Dengan serius dia menyimak Presentasi staf yg mengajukan proposal project.walau sebenarnya dia merasa pusing dan mual namun dia menahannya dan terus berusaha fokus. Bu Cindy sekretaris pribadinya yg melihatpun sedikit heran dan berfikir apa Bosnya sedang sakit kenapa terlihat agak pucat dan berkeringat. Meeting telah Selesai dan Yuda bangkit dari kursinya mau pergi keruangannya kembali.Tapi sebelum melangkah dia mengatakan sesuatu yg membuat semua staff meeting heran. "oh Ya Cindy dan jg kamu Bagas.Tolong besok jangan pakai parfume kalian itu,baunya sangat menyengat bikin kepala pusing dan Mual" "Baik Pak"jawab Bagas General manager walau merasa heran. Cindy hanya mengangguk patuh dan merasa heran kenapa bossnya anehsampai mengomentari parfume.Selama 10 tahun bekerja dengannya tidak pernah masalah. Yuda merebahkan tubuhnya diatas ranjang tempatnya beristirahat disebelah ruangan dia bekerja.Kepalanya benar benar pusing. "andai Hana ada disini pasti bisa menemani aku tidur berbaring huh" Yuda mengeluh karena Jauh dari Hana saat bekerja,Dia selalu ingin istrinya ada di sampingnya.Yuda sendiri tak tau mengapa Dia seperti Remaja bucin yg selalu bersama kekasihnya yg baru jadian. Tak lama kemudian Yuda terlelap,menghilangkan rasa pening dikepalanya. ** "he had two bodyguards to protect his wife" (Dia memiliki dua bodyguard untuk melindungi istrinya) "..." "Copied" (perintah diterima) Di area butik Bu Nindi tempat Hana bekerja dulu ada 2 orang aneh mengintainya dari seberang,salah satu menelpon Bos yg membayarnya untuk memberikan info keberadaan Hana. Mereka memilih menjauh pergi dan tak ingin terburu buru menjalankan rencananya. Arkan yg mengetahui keberadaan mata mata yg beranjak pergi langsung menghubungi Yuda. "what happen?" tanya Yuda diseberang telpun dengan suara serak bangun tidur. "I saw two people who were stalking Miss Hana again" (Saya melihat ada dua orang menguntit Nona Hana lagi) "ok protect her more,dont lose sight of her" (ok lindungi dia jangan lengah) "Copied" tak lama kemudian Hana keluar dari butik Bersama Maya,hendak pulang ingin menemani Nenek dirumah mumpung belum mulai kuliah. Hana melanjutkan kuliah dan mengambil jurusan Psikologi,impiannya untuk melindungi Perempuan dan anak yg mengalami kekerasan sangat tinggi baginya Impian itu benar benar membuat rasa empatynya pada sesama bisa berguna.Keputusanya untuk kuliah di Unisba sangat bulat,Yuda dan keluarga sangat mendukung tentunya. Didalam Mobil Hana yg duduk manis terusik handphonenya yg sangat keras berdering. "Assalamu'alaikim Mas" "Wa'alaikum Salam Sayang,kamu sekarang dimana?" "perjalanan pulang dari Butik Mama Mas" "ya Udah hati hati ya Sayang,nyampai rumah Kabari Mas lagi I miss you" "Baik Mas I Love you" "assalamu'alaikum Sayang" "wa'alaikum salam Mas" *** Kini Danang duduk termenung ditempat kerjanya.Teringat pagi tadi keluarga Hana yg pindah ke tempat orang tua Yuda,membuatnya merasa kehilangan.Paman Hana telah menceritakan keadaan sebenarnya Danang ikut sedih begitulah kehidupan orang kaya selalu penuh tantangan dan ancaman yg tak terduga. "Mas Danang I Miss you" sebuah pesan singkat dari Manami. Danang tersenyum sekilas lalu membalasnya. "belajar yg rajin anak manis,kalau ada waktu pulang sekolah bermainlah kesini bersama Sasa" "sekarang kemana mana kami harus dikawal bodyguard menyebalkan" "itu demi keselamatan kalian,jangan mengeluh" "Siap Bos (emogi kiss bye) Danangpun pusing dengan pikiranya,yg selalu menantikan kabar dari Manami.Apalagi sekarang selalu ada bodyguard Danang pasti tak akan bermain dengan bebas bersama Manami.Walau sebenarnya ada Sasa juga tapi fokusnya adalah pada Manami.Gadis kecil ini punya daya tarik yg misterius bikin Danang uring uringan tiap hari. Danang pandangi fotonya bersama Manami beberapa waktu kemarin masih disimpannya ada 5 photo dan yg terahir Danang lihat adalah potret selpie dimana Manami mencium pipinya. Tanpa Danang sadari dia mengulas senyum sendiri jika mengingat sikap Manami yg selalu berubah ubah bikin Danang gemas dibuatnya. "aku bisa gila kalau begini terus" "andai Dia sudah sedikit dewasa setidaknya akan lulus SMA misalnya mungkin masih bisa aku pertimbangkan dengan mudah" "tapi kenyataannya Dia baru kelas 1 SMP,hahahaa otak ku benar benar telah bergeser mungkin" Danang terus berceloteh memikirkan dirinya yg uring uringan beberapa hari ini. "terbayang gimana murkanya Muka Yuda jika itu semua terjadi padaku. Danang bangkit dari duduknya menuju tempat anak anak buahnya bekerja Dia membantu seperlunya untuk mengalihkan pikiranya yg baginya tak wajar. "Mas Danang mikirin apa sih,macam lagi galau"?tanya karyawan dibengkel itu. "nggak lah hanya kepikiran sesuatu hal kecil saja" "keliatan kaya lagi berantem ma ceweknya hahahaa" "cewek darimana sih Don,orang cewek yg aku taksir udah nikah ma orang lain hahaha"Danang membalasnya dengan ketawa pula.Tak terasa waktu terus berjalan dan sore hari jam 5pm sudah tutup gak ada lemburan hari ini. Danang akan pergi jalan jalan sendiri mau membeli hadiah ulang tahun Manami yg tak lama lagi.Dia berpikir keras kira kira apa ya yg Manami suka.anak orang kaya seperti dia pasti sudah punya banyak hal,Danang akan mencari yg unik dan pasti sangat berkesan untuk anak seusia Manami. Tapi sayangnya anak itu tak suka jika dianggap masih anak anak,selalu merasa bahwa dia sudah dewasa dan ingin Dianggap dan diperlakukan layaknya gadis yg benar benar sudah dewasa. "Apa iya aku tanya Hana aja kali ya?" tanpa pikir Panjang Danang langsung mengirim pesan pada Hana dan menanyakan banyak hal apa yg disukai Manami.Dan Ahirnya Danangpun merasa terbantu atas ide Hana untuk membeli hadiah apa yg kira kira Manami suka. 'Bersambung... Semoga kalian masih suka baca ya dipart ini jangan lupa tap Heartnya ya Teman teman jg Follow biar selalu tau update terbarunya Terima Kasih.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN