Adam sudah tampan dengan beskap berwarna putih yang kini melekat di tubuhnya yang gagah. Penampilannya terlihat sempurna. Adam berjalan ke arah pintu masuk kamarnya. Meskipun kamarnya tidak dihias seperti kamar putri raja, dia sudah membersihkannya dan menatanya dengan sangat rapi. Malam ini, dia tidak akan tidur sendirian lagi. Ada Arina yang juga tidur di kamar itu. Juga di atas tempat tidur itu. Meski begitu, dia tidak yakin ada malam pertama. Karena mereka berdua sama-sama tidak saling mencinta. Adam menutup pintu kamar. Dia menuju ruang tamu yang di sana sudah ada Pak Pramudia, Nenek Ayu, dan beberapa teman kantornya. Saat ini keluarganya adalah keluarga Raihana. Dia tidak punya keluarga yang lain. Pak Pramudia mengusap punggung Adam penuh kasih. Karena dia sudah menganggap Adam s

