Mendua-Bab 38

2602 Kata

*** Sesampainya di rumah aku dan Heya mengistirahatkan diri karena kelelahan. Heya tampak sangat mengantuk setelah aku mengganti pakaiannya. Alhasil kami pun tidur siang di kamarku. Setelah bangun dari tidur, aku menemukan ponselku tergeletak di atas lantai. Rupanya benda pipih itu terjatuh saat aku meninggalkan alam sadarku. Ketika aku periksa ada banyak sekali panggilan tidak terjawab. Dari nomor yang sudah beberapa waktu ini terus menerus menghubungiku sampai aku hafal sendiri meski tidak aku simpan lagi. Itu nomor yang Satrio pakai untuk menelponku kemarin. Untuk apa lagi dia menghubungiku? Mungkinkah Santi sudah menyampaikan pesanku padanya tadi? Kalau begitu bagus, aku akan senang bila memang pesan itu sudah Santi sampaikan. “Jika itu bisa membuat Satrio sadar ya kenapa tidak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN