“Diego! Kau kalah lagi.” Seru Nancy sambil fokus ke layar tv yang besar. kedua tangan tak berhenti menekan setiap tombol stik game. “Kali ini kau yang akan kalah!” seru Diego lantang. Ia juga tidak kalah serius. Pandangannya tajam ke layar besar. raut wajah juga terliat sangat berambisi untuk menang. Sejak mereka berdamai beberapa jam tadi, mereka memutuskan untuk bermain game online bersama, sebagai tanda pertemanan. Beginilah jika kucing dan tikus jika dalam keadaan akur. Plastik bekas kripik juga tercecer di lantai. Tak hanya sekali tapi berkali-kali Diego mengumpat dan memaki layar besar itu karena ia kalah dalam permainan. Sedangkan Nancy tertawa lepas ketika Diego kalah. “woo...aku menang lagi.” Sorak Nancy sambil berdiri dan berjoget ria. “Hei! Kau curang.” Diego tak terima dan

