Permintaan Maaf

1311 Kata

Diego menatap kantong plastik yang bertengger di atas meja. Tadi siang ia mengetuk pintu rumah Nancy tapi tidak dibuka. Itu mungkin karena gadis itu masih marah kepadanya. Melarikan pandangan ke arah dinding yang tertempel jam, 6.30 malam. Ia akan mencoba mendatangi rumah Nancy lagi, jika tidak dibukakan pintu maka dengan terpaksa ia masuk menggunakan kartu duplikat. Setelah menarik nafas berkali-kali, ia mulai membawa kantong plastik berisi makanan itu keluar. Dengan ragu Diego menekan bel yang berada di samping pintu. Berkali-kali menekan bel tapi belum mendapat jawaban. Ia melirik jam yang melingkah di pergelangan, baru 5 menit. Ia akan menunggu paling tidak 15-20 menit. Jika tidak keluar, ia akan masuk paksa. Tidak ada salahnya juga melihat keadaan Nancy, toh keluarganya sudah memperc

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN