Glowry dan Migael saling memandang ketika melihat Nancy memasuki rumah dengan tergesa. Mereka hanya merasa jika Nancy sedang tidak baik-baik saja. Migael merangkul pundak Glowry mengisyaratkan jika semua akan kembali semula. Ia pun membawa masuk Glowry. Ia sendiri juga tidak akan menyusul Nancy atau berbicara dengan kata-kata menenangkan. Kali ini ia cukup diam dan menanti keputusan apa yang nanti Nancy ambil. Hal terpenting saat ini adalah berada disamping Glowry agar gadis kecilnya tidak sedih. “Bersihkan badan dan istirahatlah!” perintah Migael saat sudah berada di depan pintu kamar Glowry. Perintah itu diangguki Glowry. Ia pun menuruti seperti apa yang dikatakan sang ayah. Selesai mandi dan berpakaian santai, Glowry meja belajar. Ia membuka laci dan mengambil sebuah kunci yang ditem

