“Bibi, aku terlihat jelek.” Keluh Nefala sambil menatap diri lewat cermin kecilnya. “Kau tetap cantik dan manis, Nefala.” Elvrince meyakinkan. “Bibi tidak berbohong kan?” Tanya Nefala memastikan. Ia tidak ingin di hari pertamanya kurang sempurna. “Sudahlah Nefala, kita akan pergi sekolah bukan ke pesta. Berhenti seperti itu, jangan merusak kepopuleranku karena memiliki sepupu manja.” Ucap Lio dengan tatapan tajam penuh peringatan. “Heh! Aku ini seorang wanita cantik, hal itu sudah umum bagi para kalangan kami,” Bantah Nefala. “Sudah, kita harus pergi sekarang.” Elvrince mengakhiri perdebatan dua bocah itu. “Aku juga akan pamit, sampai jumpa malam natal nanti.” Pamit Agride. “Kau mau kemana?”tanya Dreyhan dan Diego serempak. “Bertemu Migael, dan setelah terbang ke California membica

