Mansion besar milik keluarga Kedrick terpampang jelas di hadapan Cerys. Cerys turun dari mobil, masuk lebih dalam lagi ke mansion. Tadi Ivana Kedrick menghubungi dirinya mengatakan jika putri semata wayangnya sedang sakit. Sebenarnya ia merasa berat untuk datang ke sini, kalau bukan karena ada yang memohon-mohon meminta bantuan padanya, ia tidak akan kemari. Seorang asisten rumah tangga membukakan pintu sesaat setelah ia menekan bel. "Dokter, mari ikut saya ke kamar Nona Muda," ajak asisten rumah tanga tersebut pada Cerys. Ia mengangguk lalu mengikuti si asisten rumah tangga. "Cerys, akhirnya kau datang juga." Baru sampai di depan pintu kamar milik Luisa, Ivana lebih dulu menyapanya. "Iya, Kak Ivana." "Luisa demam tinggi, aku sudah memberinya obat dan mengompresnya tapi tetap saja pa

