Suasana kantin rumah sakit begitu ramai, banyak para kerabat pasien, perawat maupun Dokter sedang istirahat makan siang. Termasuk Brian dan Cerys. Mereka menikmati makan siang bersama, tadinya Brian datang bersama Grace dan Rakha. Tapi kedua anak kecil itu pergi ke satu tempat, yaitu ke ruangan salah satu pasien yang pernah mengikat jari kelingking dengannya. Ya, pasien itu Fellice, teman Asha. Grace dan Rakha hanya menepati janjinya. "Seharusnya Kak Bri tidak perlu repot-repot menjemput Grace. Kak Rin bisa menjemputnya sekalian, Kak Bri," ujar Cerys. Ia merasa tidak enak dengan saudara suaminya ini. Dari awal suaminya meninggal dunia, Kak Bri inilah yang membantu dirinya dan anak-anak. Meski sibuk, dia selalu meluangkan waktu bermain dengan ke empat anaknya. Awal-awal, Cerys merasa bia

