Diantara tidur dan terjagaku, samar-samar diriku mendengar orang membaca Al Qur'an. Suaranya indah, aku menoleh ke sumber suara, Rizky sedang membaca di atas sajadah. Tidak lama kemudian, ia menyudahi bacaanya, aku pura-pura tidur. Rizky kembali memelukku. Semakin dekat, aku tak mampu bergerak. "Sayang.. Sampai kapan kamu mengabaikanku?" katanya, sambil mencium rambut kepalaku "Tahu kah kamu sayang, sejak awal mengenalmu, saat aku di bully, setiap malam hanya ada kamu dalam pikiranku, i love you." katanya, Rizky menguap. Lalu ia kembali memelukku lebih erat lagi, sampai terdengar suara dengkuran halusnya, ia tertidur. Sedangkan aku yang di peluk, merasa sangat nyaman, aku yang juga masih sangat ngantukpun, ikut terlelap. Karena malam masih panjang. *** "Bahagialah kalian," ungkap Al

