Dalam tidur komaku, aku mendengar Mama Papa sangat mengkhawatirkanku, namun aku merasa tidak mampu membuka mataku. Aku tahu siapa yang datang menjengukku. Dan pada suatu malam aku mendengar suara Aqiila, pacarku. Dia berusaha membangunkanku, bercerita tentang masa lalu kami saat bersama, aku juga tahu dia dengan setia menemaniku, namun seperti ada suara seorang laki-laki juga, yang aku pun tidak tahu siapa dirinya. Saat samar-samar aku mendengar bacaan al Qur'an. Aku mencoba menggerakkan tanganku. Walau dengan berat, akhirnya aku mampu membuka mataku. Pandanganku menerawang, mencari suara seorang wanita yg membaca Al Qur'an. Namun tidak aku dapati, yang ada malah Rizky, teman lamaku. "Dimana Aqiila?" tanyaku. "Aqila, Aqiila siapa?" Tanya Rizky, berbalik "Aqiila pacarku, aku yaqin dia

