Waktu sudah menunjukkan pukul 23.15 wib, namun Qiila masih belum mau membuka pintunya, Rizky dengan setia duduk diruang tengah yang dekat dengan kamar Qiila. Sekali kali ia menghempaskan nafas kasar, ia masih belum menyadari kesalahannya. "Looch,,nak Rizky kok belum tidur?" tanya Nenek yang terbangun ingin mengambil air mineral didapur,,sebab beliau lupa mengisi botol minuman yang ada dikamarnya. "hhmm iya nek" Rizky bingung ingin menjawab, ia garuk garuk kepalanya yang tidak gatal. Nenek memahami apa yang dirasakan Rizky, Beliau menghampiri Rizky. "Nenek hanya ingin berpesan, jaga Qiila baik baik. Jaga hati dan perasaannya" ucap beliau. "Qiila marah sama kamu?" tanya Nenek kemudian, Rizky hanya mengangguk. "dia masih kecewa atas kehilangan bayinya,,meskipun ia nampak baik baik saj

