Episode 103 Fira terkikik geli melihat suaminya mulai posesive, siapa bilang pria alaihim tidak cemburuan, pria yang dinikahinya ini sangat cemburuan, tidak seorang pria tanpe memiliki hubungan apapun dengan dirinya diizinkan untuk menatapnya. “Sayang, silahkan masuk. Duduknya di bagian belakang, kamu tidak boleh duduk di depan. Aku tidak mau nanti banyak pria yang menatapmu dengan tatapan memuja, aku juga tidak ingin kamu memperhatikan para pria itu.” Maulana mendorong pelan bahu istrinya dan menuntunnya masuk ke dalam. Fira duduk di samping sang suami, pria itu memiliki tubuh tinggi tegap dan berbadan lebar tapi bukan gendut, ramping tapi berotot hingga dari luar orang tidak akan pernah bisa melihatnya,”paman, aku tahu kalau pria dan wanita itu harus menjaga pandangannya, tapi kala

