episode 104

1150 Kata

Fira mencebik, kapan kah dia bisa menang melawan pria satu ini, sejak dulu selalu saja kalah kalau berdebat,”Baiklah, paman menang.” Malas untuk berdebat karena yakin pasti juga akan kalah, ia lebih memilih untuk menikmati hidangan di depannya, berharap pernikahan mereka akan selamanya bahagia dan tidak akan pernah mendapat masalah apapun lagi. Fira POV Dalam sejuk hati berlukiskan rindu, menanti kehadiran sang pujaan hati kala malam sepi dalam ruang hampa. Terkesiap ketika ku melihat sebuah cahaya putih di depan mataku, sekalis bayangan seorang pria masuk ke dalam ruang tersebut membuat hati merasa takut, seingatku tadi pagi baru saja makan bersamanya tapi sekarang dia pergi menuju tempat tersebut. Ku coba untuk mengulurkan tanganku berharap mampu menggapainya, tapi tak mampu. Seku

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN