Chapter 61

1138 Kata

Aku benar-benar tidak bisa berpikir jernih dan hanya membalas ucapan Dimas sekenanya. Aku benar-benar gelisah. Satu menit yang lalu Theo menghubungiku, tapi belum sempat aku mengangkatnya, Dimas sudah terlebih dahulu melihat ID Call Theo dan melarangku untuk menjawab panggilan itu. Tidak lama kemudian, sebuah chat dari Theo membuatku tambah panik. “Tolongin gue.” Chat itu memang lumayan singkat tapi tak urung membuatku di dera kegelisahan yang teramat sangat. Pasalnya beberapa hari yang lalu ia sempat menceritakan soal masalahnya dan gembong narkoba yang masih mencari-carinya itu. Aku tahu Theo saat ini sedang terlibat sesuatu yang sangat berbahaya. Gembong narkoba tempat Theo pernah bekerja itu terkenal dengan kesadisannya dalam menghukum siapa saja yang tidak mau bekerja sama denganny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN