Chapter 32

1126 Kata

“Can we talk?,” pinta Dimas ketika Fio sedang menghabiskan suapan kedua nasi gorengnya. Saat ini ia sedang berada di kantin dengan Mira. Siang ini kantin sedang ramai-ramainya ketika Dimas tiba-tiba menghampiri meja Fio. Sepertinya pembicaraan keduanya semalam, masih tidak dapat diterima oleh Dimas. “Aku rasa semuanya udah jelas Dim.” Dengan kesal Fio sedikit meninggikan suaranya. Dan seketika seluruh atensi mahasiswa di sekitarnya beralih kepada Fio. Sadar kalau suaranya menimbulkan perhatian, ia kembali berbicara dengan nada pelan. “Semuanya udah seleai Dim, gak ada yang perlu di omongin lagi. It is the end of our story. Go get ur ex back.” “I don’t know what’s wrong with ur mind but im not going anywhere. I want you and i really mean it.” Dimas mengucapkan hal itu dengan lantang dan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN