“Fi, masa kamu nggak romantis banget, mau bawa rujuk pakai alasan kartu keluarga segala?” Alfian menoleh mendengarkan dengusan kesal yang Rani ucapkan. Dia menatap istrinya itu tak percaya. Jujur, dia bahkan tak memikirkan hal ini sebagai pertanda menginginkan rujuk dari Rani. Hanya saja pembicaraan dengan Papa Alec tadi benar-benar terngiang di kepalanya, perihal Beliau yang mengusulkan pemberian nama belakang Abiyaksa untuk Deeva, membuatku akhirnya memikirkannya. Bahwa selama pernikahan, Alfian sama sekali tidak memikirkan untuk mengurus administrasi kependudukan yang menjadikan mereka satu keluarga yang utuh. Dan sekarang, setelah enam tahun penderitaan yang Rani alami, Dia berusaha untuk bertanggung jawab atas semua hal yang terjadi. Dia ingin membuat Rani dan Deeva menjadi keluarg

