Chapter 18

1039 Kata

"Tavie, hai!!!" "Magentha!" "Hai, Tavie!" Sekiranya itulah yang orang lain lontarkan padanya ketika ia memasuki bar kecil itu. Mereka--Himpunan Mahasiswa dari negaranya--memang saling mengenal baik, termasuk Tavie. Hampir semua dari mereka mengetahui siapa keluarga Tavie. Pada awalnya, Tavie diperlakukan berbeda, seolah mereka semua takut dengan latar belakang keluarganya, tapi lama-kelamaan, mereka bisa bersikap biasa saja. Tavie duduk di samping Matteo. "Kamu yakin tidak ada tugas kuliah?" tanya Matteo. Sepertinya pria ini menyadari Tavie jarang berkumpul dengan mereka karena tugasnya menumpuk. Tavie tertawa dan menggeleng. Sisa malam itu ia habiskan untuk minum-minum dan bercengkrama dengan teman-temannya. Tavie tidak menyadari jam sudah menunjukkan pukul satu malam. Ia terhenyak.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN