“Tentu saja wanita cantik ini tidak sendirian saja! Ia bersama denganku!” ucap sebuah suara mengejutkan mereka semua. Karin langsung saja menoleh dan ia menjadi terkejut, ketika melihat Ryan berdiri tidak jauh dari mereka. Tatapannya begitu menakutkan terarah kepada pria yang coba menggoda Karin tadi. Sadar, kalau dirinya tidak akan bisa melawan Ryan, pria itu menjauh begitu saja meninggalkan Karin dan Ryan. “Terima kasih! Aku tidak tahu apa yang membuatmu berada di sini, karena aku tahu ini bukanlah suatu kebetulan semata saja,” ucap Karin. Ryan memasukkan tangannya ke saku celana menahan godaan menarik Karin. Dan menenangkan wanita itu yang masih menyiratkan rasa takut dan gugup, karena ulah pria tadi. “Percayalah, aku melakukannya semata demi melindungi kepentinganku untuk melihat

