*** “Berbahagialah dengan Indra. Selamat menempuh lembaran buku hidup yang baru. Semoga aku juga bisa segera melakukannya dengan Laras agar tidak merisaukan kamu lagi.” *** 27 Oktober 1996. Akhirnya, hari mereka tiba juga. 27 Oktober 1996, pukul delapan pagi, Iif sudah siap menjadi ratu sehari. 27 Oktober 1996, pagi hari, di depan cermin, Iif tengah memandang dirinya sendiri. Bayangan dirinya di dalam kesemuan sana membuatnya mulas. Sosok itu tersenyum. Bibir ranum yang melengkung itu sudah terhias gincu merah. Alis tebalnya semakin tebal dengan riasan. Wajah putihnya semakin putih dan mulus dengan bedak dan dempul khas pengantin wanita. Jangan lupakan mahkota yang menjadi hiasan kerudung syari’nya. Putih, bersih, sakral, senada dengan warna kebayanya. Pelan-pelan, napas t

