49 REUNI KECIL

817 Kata

Pabrik garmen itu menjadi tujuannya hari ini. Bukan ingin mencari kerja, melainkan mengunjungi temannya di jam istirahat makan siang. Kabar yang ia bawa sama dengan yang ia utarakan pada Iif, bahwa mereka akan mengadakan reuni minggu depan. Darwis merapatkan jaketnya karena kebetulan pabrik di utara Cibadak itu tengah sepi, suasana lengang pun lengkap menjadi dingin ketika angin turut mengintimidasinya. Tiba-tiba bel berbunyi. Senyum Darwis terbit memandang pintu pabrik yang mulai dipenuhi pekerja, berlomba untuk siapa cepat dia dapat menggapai pintu keluar dan istirahat makan siang. Matanya turut mengedar di antara orang-orang berseragam sama itu. Mencari satu nama--- "Mar!" Si sialan yang berpindah jauh sekali dari tanah kelahirannya itu mencari-cari orang yang memanggilnya. Darwis

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN