Indra gusar segusar-gusarnya setibanya di kantor. Sengaja, ia tidak dulu berurusan dengan pekerjaannya karena masih memikirkan ucapan Iif tadi soal Darwis. Mengundangnya ke reunian MA, dan bertakziah ke ibundanya... entah kenapa dua keperluan itu terasa personal bagi Indra. Bukannya tak suka. Indra hanya tak rela isti mungilnya itu datang melihat mantan ... dan orang itu Darwis. Indra tak menampik bahwa sejak melihat ketidakmasukakalan rasa yang dimiliki Darwis pada istrinya, ia menjadi kurang suka pada pria itu. Namun, nyatanya bukan cerita itu yang membuat Indra enggan mendengar nama Darwis lagi. Cerita Iif dengan pria itulah yang membuat Indra merasa was-was. Takut ia lengah, dan Iif diambil orang. Apalagi usia pernikahan mereka masih seumur jagung. Ah, pada pernikahan yang suda

