*** "Bu, telepon!" *** Doa ibu itu mustajab, tak butuh waktu lama ucapan Aini di telepon tempo hari dikabulkan Sang Pemilik Nyawa. Iif mengandung, tapi ia bimbang bagaimana memberitahukan Indra. Memeriksakan kandungan sendirian, Iif sungguh sudah sangat biasa. Bukan berarti Indra tidak peduli. Jika keluhan itu datang saat hari kerja, masakah Iif harus egois dengan menyeret Indra ke bidan? Pertengahan April 1999 adalah pagi yang sangat sejuk. Pukul 9, gerimis tidak menyurutkan langkah Iif mengunjungi bidan Ana, memang di dekat kantor Indra dan rumahnya. Sekalian jalan pagi, kenapa tidak? Satu jam kemudian, Iif pulang dengan hati gundah. Ia bukan tidak senang mengantongi hasil pemeriksaan positif hamil di tangan. Ini hadiah tak terduga, jelas. Ia hanya gundah akan reaksi Indra pada

