57 BERJARAK

1089 Kata

MENGAPA terasa begitu sulit menerima semuanya? Kira-kira itulah pemikiran yang sama-sama terlintas di benak mereka. Mereka hidup serumah, tapi tanpa adanya komunikasi mempersatukan visi, semuanya terasa percuma. Kembali hambar, sama saja seperti tahun pertama bersama. Iif sibuk dengan pikirannya sendiri, sementara Indra bingung harus bagaimana menanggapi keheningan itu. Akhirnya, ia memilih hening kembali sambil menunggu Iif ceria lagi. Bukan tidak mungkin, kan, istri cerianya itu butuh waktu? Seminggu berselang, cedera mereka masih belum pulih sepenuhnya. Namun, Indra sudah kehabisan kesabaran. Melihat Iif terbangun di pagi hari, tetap memasak untuknya dan Lina, kemudian menyiapkan baju untuk mereka. Semuanya normal. Aktivitas ke-istri-annya tidak ada yang tertinggal. Sayang sekali, ji

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN